Skip to main content

Jack Welch: Bisnis itu Sederhana

Semua manajemen adalah tentang kepercayaan diri. (Jack Welch, Maret 1999).

Jack Welch menformulasikan empat hal untuk menjalankan kepemimpinan bisnis yang sukses, yaitu:
  1. Manajer ideal menurut Jack Welch
  2. Lima - dan hanya lima - pertanyaan yang harus ditanyakan oleh pemimpin bisnis
  3. Mengapa Jack Welch menghabiskan demikian banyak waktu untuk tema-tema tentang manusia
  4. Mengapa ia begitu bersungguh-sungguh dalam memberi penghargaan kepada para manajer yang bagus.
Kepemimpinan 1: Manajemen Tidaklah Rumit

Kehidupan perusahaan Amerika pada masa lalu bergerak di seputar sistem perintah dan kontrol ala militer; termasuk gaya korporasi GE, menggunakan gaya perintah dan kontrol, tidak ada ruang untuk percakapan lawan arah. 

Di GE, para manajer memantau, memandori dan mengawasi bawahan. Mereka tidak pernah benar-benar berbicara dengan para pegawai. Manajer merasa tidak perlu melakukannya sepanjang mereka selalu berhubungan dengan bawahan langsung mereka. Para manajer tidak diharapkan menjadi sumber inspirasi atau menunjukkan potensi kepemimpinan.  

Tidak ada yang mengkoreksi gaya manajemen ini. Ditambah lagi dengan posisi GE saat itu yang sedang menjadi mesin ekonomi dunia. Padahal lanskap kompetisi tengah berubah. Namun Complacency (rasa puas diri) membelenggu sehingga tidak ada burning platform yang cukup kuat untuk melakukan perubahan.

Kecuali satu orang, Jack Welch. 

Jack Welch melihat: 
- GE sedang menuju masalah besar
- GE perlu manajer-manajer yang lebih baik dan lebih canggih untuk mengatasi masalah besar itu.

Jack Welch pun bertanya: Bagaimana cara mengatur yang baik? Perlukah manajer mengatur sebanyak mungkin atau malah sebaliknya, mengatur sesedikit mungkin? Pilihan kedua merupakan pilihan Jack Welch.

Semakin sedikit seseorang melakukan pengaturan, semakin baiklah perusahaan. 

Menurutnya, over-manage mendorong terciptanya kelambanan dan kemacetan birokrasi yang seharusnya dihindari perusahaan-perusahaan besar.  

Satu-satunya cara untuk mendorong GE agar mampu bersaing di lingkungan bisnis yang makin kompetitif dan kompleks adalah mengubah perilaku para manajer GE. Pengaturan tidaklah perlu menjadi terlalu rumit, karena bisnis sangat sederhana. 

Seni menjalankan bisnis yang sukses adalah memastikan bahwa semua pembuat keputusan penting memiliki akses pada rangkaian fakta yang benar-benar sama. Jika ini terjadi, Welch yakin bahwa mereka semua akan mencapai kesimpulan yang sama tentang bagaimana mengatasi sebuah masalah bisnis. Itulah mengapa bisnis sederhana.

Salam, Novan Restu 

+ Sumber gambar disini
+ Inspirasi dari The GE Way FieldBook, Robert Slater

Comments

Popular posts from this blog

Apa itu Human Resource Business Professional (HRBP) ?

Untuk mengerti lebih lanjut mengenai apa itu Human Resource Business Professional (HRBP), Anda dapat mengunjungi situs berikut: http://www.hrci.org/docs/default-source/web-files/hrbpbok-pdf.pdf?sfvrsn=0

HRBP holder diharapkan mampu mendemonstrasikan keahlian atas prinsip-prinsip Human Resources operasional dan teknikal yang dapat diterima. Ini dilakukan untuk memvalidasi pengetahuan dan keahlian human resource yang core serta mendemonstrasikan prinsip-prinsip human resource dari para profesional yang mempraktikkan human resource di luar Amerika. Ini akan meningkatkan kredibilitas profesional HR dan organisasi dimana mereka bekerja.

Dari halaman pdf tersebut, Anda dapat mempelajari body of knowledge sertifikasi HRBP. Body of knowledge HRBP ini mencakup:
1. HR Administration (22%)
2. Recruitment and Selection (22%)
3. Employee Relations and Communication (20%)
4. Compensation and Benefits (14%)
5. Training and Development (15%)
6. Health, Safety and Security (7%). 

Area Fungsi 1, yaitu HR Admini…

Memahami Peran Human Resource dalam Organisasi

[1] Apa itu Human Resource Management (HRM)?
Ada beberapa definisi yang disampaikan dalam sejumlah referensi, salah satunya dari materi pelatihan sertifikasi Human Resource Business Partner (HRBP): 

1. A strategic and consistent approach to the management of an organization’s most valued assets i.e., the people who are contributing toward the achievement of the goals of the organization.
2. Employing people, developing the resources, utilizing the human talent effectively and efficiently, and compensating the services according to the organizational requirement.
3. A business tool that provides both theoretical framework and practical tools to handle the workforce.


Mana definisi yang menurut anda paling mudah anda pahami?
Bagi saya, definisi ketiga-lah yang paling mudah saya pahami. Kata-kata kuncinya yaitu alat bisnis, teori, praktik, dan pengelolaan tenaga kerja. Saya terjemahkan menjadi: HRM adalah alat bisnis yang terdiri dari kerangka teori dan alat-alat bantu praktis untuk mengelola …

5 Tips Sukses Menjadi Mahasiswa Magang

Mahasiswa Magang. Ya, mahasiswa yang menjalani 'kerja praktik' di perusahaan tertentu merupakan para mahasiswa magang.Sejumlah mahasiswa magang sudah pernah saya temui dan saya bimbing. Salah satunya sekarang juga bekerja di TELKOM.
Ketika ada sejumlah mahasiswa magang di unit saya, dan kemudian tanggung jawab diserahkan kepada saya untuk jadi pembimbing praktik, tentu saya dengan senang hati membantu mereka mencapai tujuan magangnya.
Menjadi mahasiswa magang, dalam pandangan saya, harus punya tujuan. Tujuan itu sifatnya sangat personal, namun pada umumnya hampir-hampir sama, 11-12 lah, yaitu sukses saat kerja praktik, yang berarti nilai A atas hasil kinerjanya.
#1 Miliki Tujuan yang Jelas Sukses menjadi mahasiswa magang harus diawali dengan tujuan magang yang jelas.Jika tujuan anda 'hanya' ingin sekedar memenuhi kewajiban prasyarat kuliah, ya itulah yang akan anda dapatkan. Sayang aja sih jika itu saja tujuannya. Padahal banyak lho yang bisa didapatkan saat menjalani kerj…