Human Capital Management, Apa Itu?

Human Capital 
Saat ini fokus pembelajaran saya adalah mengenai Human Capital. Menurut saya, Human Capital harus dipahami dengan benar. Mengapa? Karena bila saya gagal memahami apa itu Human Capital, maka akan lebih sulit lagi bagi saya untuk menjawab pertanyaan: Lalu apa bedanya dengan Human Resource?

Dalam pencarian saya mengenai makna Human Capital, pak Rona Wajah sudah lebih dulu membahas mengenai manajemen Human Capital. Dari membaca Buku Bradley W. Hall, The New Human Capital Strategy, pak Rona Wajah menyampaikan paparannya mengenai Human Capital Management.

Beliau sampaikan bahwa Manajemen Human Capital adalah Sebuah sistem untuk memperbaiki kinerja karyawan dan perusahaan. Cukupkah itu saja?  Jelas tidak. Masih menyimak tulisan Pak Rona Wajah, bahwa pendekatannya pun meliputi tiga bagian.

Pertama, Tempatkan modal manusia sebagai aset dan primary role yang unggul dalam menciptakan kinerja bisnis yang maksimal. Kedua, Cara perhitungan dan pengelolaan modal manusia adalah sama seperti yang dilakukan dalam pengelolaan modal finansial. Terakhir, manajer perusahaan mampu belajar dari pengalamannya untuk membuat keputusan yang lebih baik secara progresif.

So? Lalu apa? Bagaimana Human Capital dapat berperan mendekatkan para manusia kepada Tuhan-Nya dan menyadarkan bahwa mereka adalah hamba-Nya? Apa untungnya bagi perusahaan dan karyawan dengan mengadopsi Human Capital? Apakah itu berarti kesejahteraan karyawan akan semakin meningkat?

Pak Rona Wajah melanjutkan bahwa penekanan pendekatan Human Capital adalah TIADA HARI TANPA PENGEMBANGAN POTENSI  seluruh elemen manusia dalam perusahaan. Menyingkat pemaparan pak Rona Wajah, bila ukuran kesuksesa perusahaan adalah kepuasan yang tinggi dari pelanggan dan pemegang saham, maka seharusnya pelaku bisnis pun termasuk karyawan adalah orang-orang yang sukses. Jika mereka sukses maka mereka bahagia.

Lalu? Pastikah yang sukses itu bahagia? Apa definisi kesuksesan? Apa definisi kebahagiaan? Apakah bila karyawan hari ini sukses maka hari ini ia bahagia? Sederhananya, jika saya bertanya kepada karyawan, “apakah anda merasa sukses? Apa definisi sukses bagi Anda? Apakah saat ini anda sudah merasakan kesuksesan?

Tentu, masih akan ada banyak pertanyaan mengenai hal ini. Dan tugas saya untuk terus mencari dan menemukan jawabannya. Termasuk pertanyaan inti: Apakah Human Capital Management ini akan membuat saya semakin ingat dan dekat dengan Allah swt atau sebaliknya?  J

Comments

  1. Makasih Infonanya mas...
    Kami coba koment pertanyaan terakhir : Ketika Human Capital berjalan dengan maksimal di suatu perusahaan seharusnya setiap karyawan akan semakin mensyukuri apa yang dia dapat dan di kerjakan, rasa syukur dan menjalankan aktifitas dari hati dengan kesadaran itu salah satu wujud kedekatan kepada Tuhan.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Thank Griya Foods sudah berkenan membaca dan berkomentar. Saya juga masih terus merenungkan dan berusaha mendapatkan jawaban atas pertanyaan tentang kebahagiaan, kesuksesan, dan kesyukuran karyawan. Kinerja harus unggul dan karyawan juga harus bahagia. :)

      Delete

Post a Comment

Popular posts from this blog

5 Tips Sukses Menjadi Mahasiswa Magang

Memahami Peran Human Resource dalam Organisasi

Apa itu Human Resource Business Professional (HRBP) ?