Pertanyaan-pertanyaan Mengapa Ala Ricardo Semler

Saya membacanya di halaman 27, Bagian Pertama: Kacau, tentang dari Planet Manakah Kami?


Ia pun memberikan contoh-contoh pertanyaan berikut:

Mengapa saya harus memakai setelan dan dasi?

Mengapa penghasilan orang itu lebih besar daripada penghasilan saya?

Mengapa perusahaan harus tumbuh?

Mengapa produk tersebut hanya tersedia dalam warna hitam?

Mengapa saya tidak dapat menukar barang yang telah dibeli setelah lewat 10 hari?

Mengapa saya harus mengantri untuk ini dan itu?”

Dan menariknya, Semler menimpali di paragraf berikutnya: Tak satu pun dari dari dilema tersebut bisa bertahan hingga tiga pertanyaan “mengapa” secara berturut-turut. 

Lalu, apa untungnya metode ini?

Menurut Semler, dengan bertanya mengapa tiga kali berturut-turut, maka kesempatan-kesempatan baru akan semakin terbuka lebar untuk perusahaannya.

Comments

Popular posts from this blog

5 Tips Sukses Menjadi Mahasiswa Magang

Memahami Peran Human Resource dalam Organisasi

Apa itu Human Resource Business Professional (HRBP) ?