Menikahlah: Allah akan Memampukan Mereka

Dalam buku “Menikahlah Engkau Menjadi Kaya” yang ditulis oleh KH. Ahmad Mudjab Mahalli disampaikan sejumlah dasar dalam mempersiapkan pernikahan dan melaksanakan pernikahan baik bersumberkan pada Al Quran dan Hadits diantaranya: 

“Dan nikahkanlah orang-orang yang sendirian di antara kamu, dan orang-orang yang layak menikah dari hamba-hamba sahayamu yang laki-laki dan hamba-hamba sahayamu yang perempuan. Apabila mereka miskin, Allah akan memampukan mereka dengan karunia-Nya, dan Allah Maha Luas pemberian-Nya lagi Maha Mengetahui.” (QS. An-Nur: 32).

“Dan orang-orang yang tidak mampu menikah, hendaklah menjaga kesucian dirinya, sehingga Allah memampukan mereka dengan karunia-Nya.” (QS. An-Nur: 33).

“Hai sekalian manusia, bertakwalah kamu kepada Tuhanmu yang telah menjadikan kamu dari seorang diri dan menjadikan istrimu dari padanya. Dan dari keduanya Allah memperkembang-biakkan laki-laki dan perempuan yang banyak. Dan bertakwalah kamu kepada Allah yang kamu saling meminta dengan nama-Nya, dan takutlah akan memutuskan silaturrahim. Sesungguhnya Allah mengawasi kamu.” (QS. An-Nisa:1).

“Apabila seseorang melaksanakan pernikahan, berarti telah menyempurnakan separo agamanya. Maka hendaklah dia menjaga separo yang lain dengan bertakwa kepada Allah.” (HR Baihaqi dari Anas bin Malik).

 “Barangsiapa telah mempunyai kemampuan untuk menikah, kemudian dia tidak menikah, maka dia bukan termasuk umatku.” (HR. Thabrani dan Baihaqi).

“Hai para pemuda, barangsiapa di antara kalian telah mampu menanggung beban pernikahan, maka menikahlah. Sebab menikah dapat memejamkan mata dari pandangan yang diharamkan dan memelihara kehormatan dari perzinaan. Barangsiapa belum mampu, hendaklah berpuasa. Sebab puasa dapat mengurangi gejolak syahwat.” (HR. Bukhari dan Muslim dari Ibnu Mas’ud). 

Semoga bermanfaat.  Salam, @MasNovanJogja

Comments

  1. buku inspirasi untuk kaum muda yang mau menikah

    ReplyDelete
    Replies
    1. Semoga menginspirasi menuju jalan kebaikan :)

      Salam, @MasNovanJogja

      Delete
  2. “Barangsiapa telah mempunyai kemampuan untuk menikah, kemudian dia tidak menikah, maka dia bukan termasuk umatku.” (HR. Thabrani dan Baihaqi).

    Tawakkal kepada Allah Insya Allah semua ada jalanya. :)

    ReplyDelete

Post a Comment