Memahami Peran Human Resource dalam Organisasi

[1] Apa itu Human Resource Management (HRM)? 
Ada beberapa definisi yang disampaikan dalam sejumlah referensi, salah satunya dari materi pelatihan sertifikasi Human Resource Business Partner (HRBP): 
 

1. A strategic and consistent approach to the management of an organization’s most valued assets i.e., the people who are contributing toward the achievement of the goals of the organization.
2. Employing people, developing the resources, utilizing the human talent effectively and efficiently, and compensating the services according to the organizational requirement.
3. A business tool that provides both theoretical framework and practical tools to handle the workforce.


Mana definisi yang menurut anda paling mudah anda pahami? 

Bagi saya, definisi ketiga-lah yang paling mudah saya pahami. Kata-kata kuncinya yaitu alat bisnis, teori, praktik, dan pengelolaan tenaga kerja. Saya terjemahkan menjadi: HRM adalah alat bisnis yang terdiri dari kerangka teori dan alat-alat bantu praktis untuk mengelola tenaga kerja di suatu organisasi.

HRM
[2] Apa saja tugas Profesional HR?
Tugas Profesional HR secara umum adalah melakukan pengelolaan tenaga kerja yang meliputi diantaranya perencanaan jumlah tenaga kerja, melakukan rekrut tenaga kerja, mengelola pelatihan, mengelola pengembangan (development), serta tambahan tiga tugas asistensi yang terdiri dari advise, service, dan control.

Advise berarti Profesional HR bertanggung jawab memberikan saran/masukan dan memandu manajemen dalam menangani keluhan-keluhan para karyawan. 


Dalam tugas asistensi advise ini, Profesional HR menyediakan panduan dan supervisi bagi manajer lini dalam pengelolaan karyawan termasuk di dalamnya mengindetifikasi masalah,  menyarankan solusi, membantu merumuskan berbagai policies dan procedures untuk mensolusikan beragam masalah. Misalnya memandu manajer lini yang baru mengenai prosedur dasar dalam menterminasi karyawan.

Service berarti Profesional HR harus mampu melayani pelanggannya baik yang berasal dari internal perusahaan (manajemen, karyawan, keluarga karyawan, serikat karyawan) maupun eksternal perusahaan (pemegang saham, komunitas, masyarakat sekitar, supplier, pelanggan).

Control berarti Profesional HR melaksanakan pengelolaan (perumusan, pengawasan, dan pengukuran) kinerja individu dan kinerja Sistem HR dan juga organisasi untuk menilai seberapa bagus sasaran-sasaran organisasi itu tercapai. 

Untuk memudahkan kita singkat menjadi tugas profesional HR adalah pengelolaan sistem HR (Entry, Process, Exit) ditambah ASC.

[3] Fungsi-fungsi apa saja yang diperankan oleh unit HR di masa kini?
Dalam literatur disebutkan ada tiga fungsi, yaitu strategik, operasional, dan administratif. Apa beda dari ketiga fungsi tersebut?

Menurut pemahaman saya, fungsi strategik berarti unit HR mampu untuk menunjukkan kontribusinya terhadap bisnis dengan cara yang terukur dan mampu bekerjasama dengan unit kerja lainnya untuk merancang strategi organisasi dan  mencapai misi organisasi.


Fungsi operasional berarti unit HR melakukan aktivitas harian yang diperlukan untuk mendukung kinerja unit HR dan unit kerja lainnya dalam organisasi, misalnya rekrutasi, training, coaching , penanganan keluhan dan lain sebagainya. 


Sedangkan dalam fungsi administratif peran unit HR  berfokus pada fungsi pengelolaan database karyawan yang sesuai dengan aturan dan diperlukan untuk mendukung pelaksanaan fungsi operasional dan fungsi strategis, misalnya informasi kinerja karyawan, informasi kesehatan karyawan dan lain sebagainya. Di fungsi administratif inilah, berbagai peran unit HR  yang bersifat non-core dapat dikerjakan oleh third party contractor atau outsourcing. 


Untuk memudahkan pemahaman, saya singkat menjadi PODC (fungsi dasar manajemen (yang terdiri dari Planning, Organizing, Directing, and Control) + SOA.  

[3a] Apa hubungan antara ASC dan SOA? 
Dalam literatur lainnya disebutkan bahwa Advise, Services, and Control merupakan Historical HR Roles. Sedangkan Current HR Roles terdiri dari peran Strategic, Operational, dan Administrative. Peran HR secara historis tetap penting namun peran tersebut diperluas saat ini menjadi lebih strategic focus


[4] Dimensi perubahan apa saja yang mempengaruhi profesi HR?
Prinsipnya terdapat dimensi perubahan internal maupun eksternal, diantaranya:
 

1.    Perubahan pasar tenaga kerja, teknologi dan kompetisi.
2.    Etika.


3.    Flexible organizational boundaries. Contohnya:
  • Perubahan struktur organisasi menjadi lebih ramping untuk mempercepat pengambilan keputusan.
  • Berkembangnya virtual organization
  • Meningkatnya pola Merger, akuisisi dan divestasi.
4.    Globalisasi, yang meliputi adanya offshoring dan outsourcing.

Untuk memudahkan saya singkat menjadi: change in WTC + EFG.


[5] Apa critical management skills bagi Profesional HR?
Ada empat area pengembangan yang penting bagi kesuksesan Profesional HR, yaitu:

  1. Project Management.
  2. Change Management.
  3. Third Party Management.
  4. Technology Management
Simak catatan berikutnya di: Memahami Peran Human Resource dalam Organisasi (2).


Salam, @MasNovanJogja


Baca Juga:
1. Memahami Peran Human Resource dalam Organisasi (2)
2. Memahami Peran Human Resource dalam Organisasi (3) 

Comments