Memahami Peran Human Resource dalam Organisasi (3)

Change 
Di bagian ketiga ini, saya akan menyampaikan mengenai change management dan strategic planning process.

[11] Apa yang anda ketahui tentang model Kirkpatrick dan hubungannya dengan change management?
Dalam How to Manage Change Effectively,  Donald L. Kirkpatrik membuat model untuk mendukung keberhasilan change management


Model perubahan ini terdiri dari tujuh (7) langkah berikut:

1. Determine the need or desire for change. Di langkah pertama ini, organisasi melakukan enviromental scanning dan internal assessments. Berdasarkan assessments tersebut organisasi kemudian memutuskan apakah perlu dilakukan perubahan.
•    Bagaimana pelaksanaan environmental scanning?
•    Elemen apa saja yang discanning?
•    Bagaimana melakukan internal assessment?

2. Prepare tentative plans. Tentative implementation plans dibuat dalam langkah kedua ini. Meskipun begitu, rencana ini dapat dimodifikasi berdasarkan penelitian dan perencanaan lebih lanjut. Metode brainstorming dapat digunakan untuk menghasilkan ide dan tentative plans.
 
3. Discuss alternatives and probable reactions. Saran dari seluruh level karyawan di organisasi perlu diperhatikan. Para karyawan yang terpengaruh oleh perubahan harus diajak berdiskusi mengenai sejumlah pilihan yang memungkinkan. Karyawan mungkin bereaksi dengan cara-cara berikut: (a) protes melawan perubahan, (b) tetap netral menghadapinya, atau (c) gembira menerima perubahan.

4. Make a final decision. Keputusan untuk melanjutkan ke langkah berikutnya berdasar pada informasi yang dikumpulkan dalam langkah ketiga. Dalam suatu perubahan yang berskala besar atau signifikan, top management lah yang akan memutuskannya: melanjutkan atau tidak.

5. Establish a project plan and a timetable. Suatu project plan dan timetable seharusnya dibuat dan ditampilkan bersama, sehingga perubahan-perubahan yang relatif sederhana dan umum dapat dikerjakan lebih mudah.  Meskipun begitu, perubahan-perubahan yang lebih sophisticated cenderungnya akan menimbulkan resistensi. A phased implementation approach dan juga a pilot test mungkin diperlukan untuk mengatasi resistensi yang kuat terhadap perubahan.

6. Communicate the change. Komunikasi merupakan hal yang mendasar dan diperlukan. Komunikasi juga harus dilakukan di sepanjang proses perubahan untuk memfasilitasi acceptance of change. Untuk itu perlu dipertimbangkan bagaimana reaksi karyawan terhadap rencana perubahan serta saran-saran dari mereka mengenai perubahan tersebut. 

7. Implement and evaluate the change. Langkah terakhir ini menekankan pentingnya dilakukan continuous measurement dan evaluation. Apabila terjadi keberatan dari karyawan atas perubahan yang dilakukan, diperlukan sejumlah penyesuaian dalam implementation plan dan atau time table.

Tantangan bagi HR adalah untuk mengelola tingkat intensitas dan konsistensi upaya-upaya tersebut sepanjang proses perubahan.


[12] Apa efek perubahan bagi Human Resource?
Tekanan kompetisi mengubah fungsi HR. Profesional HR harus mengembangkan ketrampilan-ketrampilan yang dapat mendukung manajemen strategik, mampu mengidentifikasi new business opportunities, mampu mendefinisikan strategi bisnis dan mampu menyiapkan organisasi menghadapi perubahan. 

Efek perubahan bagi HR termasuk di dalamnya adalah development of HR as a partner in strategic management, aligning the development of human capital and corporate strategy dan exploiting new technology

Salam @MasNovanJogja

Comments

Popular posts from this blog

5 Tips Sukses Menjadi Mahasiswa Magang

Memahami Peran Human Resource dalam Organisasi

Apa itu Human Resource Business Professional (HRBP) ?