Terimalah Nasehat itu dan Berterimakasihlah

Source Picture Here
Kita sering tidak mau mendengarkan nasehat orang lain. Mengapa? Karena nasehat itu terlalu menyentuh pribadi kita, terasa crispy mengkritik individu atau keegoan kita. 

Mendengarkan nasehat itu perlu kebiasaan. Anda boleh tersinggung. Namun jangan segera membiarkan diri anda menanggapi nasehat itu dengan ketersinggungan. Diamlah, lalu biarkan lerem

Lerem artinya anda tidak perlu membalas nasehat itu dengan bantahan. Biarkan diri anda mencernanya perlahan. Merenungkannya di halaman belakang rumah sambil mengingat-ingat apa yang dulu pernah Anda mintakan kepada Tuhan. 


Mereka yang menasehati anda hanyalah bagian dari skenario-Nya untuk membuat anda menjadi lebih baik. 


Sekeras-kerasnya nasehat dari orang lain, terimalah. Ia sudah berusaha keras mengumpulkan keberanian untuk menyampaikannya kepada Anda. Melalui dirinya, anda tahu ada hal-hal yang kurang di diri anda. 

Berterima kasihlah. Lalu buktikan bahwa anda bisa memperbaiki diri dan menjadi lebih baik. 

Salam, @MasNovanJogja

Comments