Mensyukuri Bangun (dari) Tidur

Hari ini istimewa. Ya, bahkan setiap hari itu istimewa

Adalah menyenangkan ketika Saya menyadari bahwa hari ini Saya berkesempatan untuk bangun (dari) tidur. 

Hari ini Saya masih memiliki sejumlah pekerjaan yang belum selesai,  agenda perjalanan yang harus ditempuh (minggu ini Saya akan pergi ke kota Semarang dan Jogja) , dan beberapa sasaran yang belum (juga) tercapai

Itu juga sebuah kenikmatan yang diperoleh setelah bangun (dari) tidur.  Sebuah rutinitas yang terkadang Saya lupakan untuk disyukuri

Maka bangun tidur itu patut disyukuri secara tu’ma ninah. Dinikmati perlahan, tidak tergesa-gesa.  

Hiruplah napas perdana dengan perlahan dan rasakanlah udara itu mengalir ke dalam rongga paru-paru, kemudian menyebar ke seluruh tubuh. 

Bergegaslah menuju kamar mandi dan menikmati lancarnya aliran air kencing  meluncur dari kantung kemih  sebagai mekanisme alami tubuh untuk membuang kotorannya.

Itu semua diawali dengan bangun (dari) tidur.  

Salam, @MasNovanJogja

Comments