Posts

Showing posts from June, 2012

Pertanyaan-pertanyaan Mengapa Ala Ricardo Semler

Image
Saya membacanya di halaman 27, Bagian Pertama: Kacau, tentang dari Planet Manakah Kami?

Semler sedang membahas mengenai Bertanyalah Mengapa setiap waktu dan selalu tanyakan tiga kali berturut-turut.
Ia pun memberikan contoh-contoh pertanyaan berikut:
Mengapa saya harus memakai setelan dan dasi?
Mengapa penghasilan orang itu lebih besar daripada penghasilan saya?
Mengapa perusahaan harus tumbuh?
Mengapa produk tersebut hanya tersedia dalam warna hitam?
Mengapa saya tidak dapat menukar barang yang telah dibeli setelah lewat 10 hari?
Mengapa saya harus mengantri untuk ini dan itu?”
Dan menariknya, Semler menimpali di paragraf berikutnya: Tak satu pun dari dari dilema tersebut bisa bertahan hingga tiga pertanyaan “mengapa” secara berturut-turut. 
Lalu, apa untungnya metode ini?
Menurut Semler, dengan bertanya mengapa tiga kali berturut-turut, maka kesempatan-kesempatan baru akan semakin terbuka lebar untuk perusahaannya.
@NovanRestu

TELKOMSEL AS, Serba Seribu (SERBU)

Image
Saat saya menekan *100# dan kemudian melanjutkannya dengan menekan pilihan 1000 SMS , muncul tulisan ini: “Maaf, perintah yang Anda masukkan salah”.

Selanjutnya, saya menghubungi 188 dan diterima oleh CS.
Berikut bantuan yang disampaikan oleh Ibu CS tersebut.
Tekan *100*10# Serbu Siang ATAU SMS dengan pesan SERBU NELPON kirim ke 8999.
Tekan *100*12# Serbu Malam ATAU SMS dengan pesan SERBU MALAM kirim ke 8999.
Dan, Tekan *100*11# Serbu SMS atau SMS dengan pesan SERBU SMS kirim ke 8999.
Cek notifikasi dan bonus hasil menekan dan SMS di *889#.
Informasi dari CS tersebut membantu saya. Alhamdulillaah.
@NovanRestu

Bersyukurlah Atas Hari yang Lalu

Image
Pertanyaan. Ya, pertanyaan Steve Jobs yang reflektif masih akan menjadi tema besar untuk saya.

"If today were the last day of my life, would I want to do what I am about to dotoday?"
Saya belum bosan untuk bertanya lagi dan lagi. Membiarkannya melalui ruang refleksi harian, kapanpun saat saya teringat dan mengingatnya.
Membayangkan wajah istri dan anak saya. Namun lebih dalam lagi, saya sedang membayangkan diri saya sendiri.
Sudahkah saya mensyukuri sebanyak yang diberikan oleh-Nya berhari-hari lalu?
Kemarin adalah waktu yang sudah saya lalui. Hari ini jelas sedang saya jalani. Dan esok hari adalah sebuah misteri namun tidak harus selalu dikhawatirkan setiap saat.
Ketika Almira, putri saya terbangun dipagi hari, dan menangis keras, saya pun bertanya dalam hati saya. “Ia bisa menangis, mengapa saya tidak menangis?”
Mintalah waktu lebih banyak. Namun lebih-lebih lagi, mintalah agar diberikan kekuatan untuk mengisi waktu dengan tindakan-tindakan bermanfaat. 
@NovanRestu

Dahulukan Sholat Sebelum Pulang

Image
Istri saya, baru saja tiba dari Jogja, dan tentu sedang menunggu saya untuk segera sampai di rumah.

Dalam pikiran saya pun bertanya: “If today is my last day, what will I do now?”
Jawaban jelas: sholat dulu saja, baru nanti kamu pulang.
Jika telah masuk waktu sholat, dan tidak ada kondisi yang darurat, dahulukanlah sholat.
“Ya Allah, jadikanlah kami, anak keturunan kami, warga masyarakat kami, pemimpin kami, orang-orang disekitar kami, rekan kerja kami, orang-orang yang senantiasa mendirikan sholat. Kabulkanlah doa kami. Amiin. “

Cermati Hari Ini Dengan Baik

Image
Amati hari anda dengan baik. Karena di setiap hari yang baik, akan ada makna yang hebat.

Dari waktu ke waktu, ketika saya menjalani kehidupan di hari kemarin, saya mencoba mengamati secara perlahan.
Dari jam ke jam. Ya, cermati saja. 
Ada rapat, mengerjakan tugas, mengarahkan sekretaris dan administrator di unit saya, dan menyiapkan hal-hal lainnya.
Temukan makna hebat dari perjalanan hari ini. Ambil dan renungkan pelajarannya.
Dan bertanyalah seperti pertanyaaan yang diajukan Steve Jobs: “Jika hari ini hari terakhir saya, apakah saya akan tetap melakukan aktivitas seperti yang akan saya lakukan?”
Hari ini saya pun akan mencermati kehidupan saya. 
Dari satu waktu sholat menuju waktu sholat berikutnya. 
Novan Restu

Sharing: Assessment Day ConocoPhillips Indonesia

Image
Saya ingin berbagi pengalaman dengan rekans mengenai keikutsertaan saya dalam salah satu proses rekrutasi di program Apprenticeship ConocoPhillips Indonesia, yaitu program Assessment Day. 
Dalam waktu satu hari, saya harus mengikuti serangkaian tes di dalam tahapan Assessment Day ConocoPhillips Indonesia ini. Bertempat di Shangri-LaHotel Jakarta, tes tersebut saya jalani dengan menyenangkan.
Tes pagi ini diawali dengan pertanyaan-pertanyaan pembuka yang mencairkan suasana. Pertanyaan-pertanyaan tersebut diajukan kepada seluruh peserta Assessment Day ConocoPhillips Indonesia.Setiap peserta pun akan diberi pertanyaan yang berbeda, misalnya rekan saya mendapatkan pertanyaan mengenai values yang akan dipilihnya dalam suatu situasi. Saya mendapatkan pertanyaan yang imajinatif jawabannya, yaitu : "Novan, If you are trapped with Brad Pitt in a Pyramid (MESIR), What will you do?"
Saya pun menjawabnya seperti ini:
"I will learn many things from Brad Pitt. I know that he's an exc…

5 Tips Sukses Menjadi Mahasiswa Magang

Image
Mahasiswa Magang. Ya, mahasiswa yang menjalani 'kerja praktik' di perusahaan tertentu merupakan para mahasiswa magang.Sejumlah mahasiswa magang sudah pernah saya temui dan saya bimbing. Salah satunya sekarang juga bekerja di TELKOM.
Ketika ada sejumlah mahasiswa magang di unit saya, dan kemudian tanggung jawab diserahkan kepada saya untuk jadi pembimbing praktik, tentu saya dengan senang hati membantu mereka mencapai tujuan magangnya.
Menjadi mahasiswa magang, dalam pandangan saya, harus punya tujuan. Tujuan itu sifatnya sangat personal, namun pada umumnya hampir-hampir sama, 11-12 lah, yaitu sukses saat kerja praktik, yang berarti nilai A atas hasil kinerjanya.
#1 Miliki Tujuan yang Jelas Sukses menjadi mahasiswa magang harus diawali dengan tujuan magang yang jelas.Jika tujuan anda 'hanya' ingin sekedar memenuhi kewajiban prasyarat kuliah, ya itulah yang akan anda dapatkan. Sayang aja sih jika itu saja tujuannya. Padahal banyak lho yang bisa didapatkan saat menjalani kerj…

Human Capital Management, Apa Itu?

Image
Saat ini fokus pembelajaran saya adalah mengenai Human Capital. Menurut saya, Human Capital harus dipahami dengan benar. Mengapa? Karena bila saya gagal memahami apa itu Human Capital, maka akan lebih sulit lagi bagi saya untuk menjawab pertanyaan: Lalu apa bedanya dengan Human Resource?

Dalam pencarian saya mengenai makna Human Capital, pak Rona Wajah sudah lebih dulu membahas mengenai manajemen Human Capital. Dari membaca Buku Bradley W. Hall, The New Human Capital Strategy, pak Rona Wajah menyampaikan paparannya mengenai Human Capital Management.
Beliau sampaikan bahwa Manajemen Human Capital adalah Sebuah sistem untuk memperbaiki kinerja karyawan dan perusahaan. Cukupkah itu saja?  Jelas tidak. Masih menyimak tulisan Pak Rona Wajah, bahwa pendekatannya pun meliputi tiga bagian.
Pertama, Tempatkan modal manusia sebagai aset dan primary role yang unggul dalam menciptakan kinerja bisnis yang maksimal. Kedua, Cara perhitungan dan pengelolaan modal manusia adalah sama seperti yang dilak…

All We Care About is PERFORMANCE

Image
Mulai tahun ini, saya akan lebih banyak belajar (lagi) tentang SDM. Bukan hanya mengenai Compensation & Benefit, namun juga komponen lainnya dari sistem SDM, seperti rekrutmen dan seleksi, pelatihan dan pengembangan, penilaian kinerja dan feedback, dsb. 
Untuk meningkatkan pemahaman, salah satu tipsnya adalah perbanyak membaca, membaca, dan membaca. Alhamdulillaah, tips ini terbukti berhasil membantu saya menyelesaikan studi di MMUGM lebih cepat dan lebih baik :).
Minggu ini saya belajar mengenai performance. Dasarnya? Dalam pemahaman saya, ayat yang berhubungan dengan kinerja adalah QS Al Zalzalah 7-8. Dalam konteks bisnis, mari kita simak contoh kasus di SEMCO, perusahaan milik Ricardo Semler ini. Bagian pertama adalah dasar bagi Semler untuk memastikan bahwa Karyawan sudah tidak ada HAMBATAN untuk memberikan performance terbaiknya bagi perusahaan dan pelanggan yaitu KEBEBASAN.