Skip to main content

Menjaga Loyalitas Karyawan

gamb 1. loyalitas karyawan
Dalam sharing experience di kelas MSDM FEB UGM Sabtu 26 Feb 2011, ada pertanyaan yang menarik untuk kita bahas di sini: Bagaimana cara perusahaan menjaga loyalitas karyawan? Bila dimulai dari perspektif karyawan, maka anda bisa menjawabnya dengan mengajukan pertanyaan berikut: hal-hal apa sajakah yang membuat saya loyal terhadap perusahaan ini?

Hal-hal yang membuat karyawan loyal
Bila menggunakan hirarki kebutuhan maslow, maka kita perlu mengidentifikasi sesungguhnya karyawan ini sudah pada hirarki kebutuhan yang mana. Bagi seorang karyawan sebut saja Andi, yang berusia 23 tahun, fresh graduate, single, dan belum memiliki gambaran karir yang jelas, mungkin beberapa faktor umum berikut yang akan membuatnya loyal (bertahan?) di perusahaan tersebut:

1. Gaji bulanan yang mencukupi kebutuhan hidupnya (kebutuhan fisiologis).  
Katakan, ia bekerja di jakarta. Berapa gaji bulanan yang cukup (standar) bagi Andi untuk memenuhi kebutuhan hidupnya di Jakarta? Bila perusahaan memberikan gaji bulanan Rp 5 juta, akankah Andi loyal terhadap perusahaannya? Bila gaji bulanan di posisi Andi, yaitu fresh graduate, di pasar, di industri yang sama di rentang 3 sd 5 juta, apakah anda akan bertahan bila ia digaji Rp 2,5 juta per bulan? Menurut saya, gaji bulanan adalah salah satu faktor yang bisa membuat Andi bertahan dan loyal terhadap perusahaan.  
gambar 2 hirarki kebutuhan maslow

2. Pendapatan selain gaji yang dapat diperoleh dalam periode setahun.
Selain gaji bulanan (gaji yang diperoleh tiap bulan), Andi bisa jadi bertahan dan tetap loyal pada perusahaan, karena Andi mendapatkan informasi diawal (saat rekrut) bahwa ia berpeluang mendapatkan cash selain gaji bulanan dalam periode setahun.

Apa saja cash yang dapat diperoleh Andi dalam periode setahun tersebut? Bisa jadi ia mendapatkan Tunjangan Hari Raya sebesar 2 kali Gaji Bulanan. Selain THR, Andi juga berpeluang mendapatkan Bonus Tahunan (bila kinerjanya mencapai target) minimal 3 kali Gaji Bulanan. Jadi, berapa total pendapatan yang akan diterima Andi selama setahun?

Mari kita hitung: 12 kali Gaji Bulanan + THR (2 kali Gaji Bulanan) + Bonus Tahunan (min 3 kali Gaji Bulanan). In total, Andi memperoleh pendapatan sebesar 17 kali Gaji Bulanan, yaitu Rp 85 juta setahun. Artinya sebulan sebenarnya Andi dapat memperoleh Rp 7,083 juta.

Apakah Andi akan bertahan dan loyal terhadap perusahaan bila ia dapat memperoleh Rp 7,083 sebulan bila ia bekerja selama setahun?

3. Benefit lainnya yang bisa diperoleh Karyawan.
Andi juga memperoleh sejumlah benefit selama ia bekerja di perusahaan.Katakanlah Andi hanya mendapatkan dua fasilitas, yaitu fasilitas kesehatan dan fasilitas kerja yang nyaman.  

Pertama, fasilitas kesehatan. Andi berhak mendapatkan penggantian biaya kesehatan rawat jalan dan rawat inap selama setahun (sistem reimbursement) Rp 15 juta. Bila Andi mampu menjaga kesehatannya dan tidak menggunakan benefit tersebut, maka Andi berhak memperoleh nilai cash sebesar Rp 5 juta.

Kedua, fasilitas kerja yang nyaman. Selama bekerja di perusahaan, Andi memperoleh ruang kerja yang nyaman, laptop kerja, akses internet tak terbatas, dan snack & beverages yang bergizi setiap hari. Selain itu, Andi memperoleh fasilitas pengantaran pulang ke rumah dengan menggunakan kendaraan perusahaan.

Dengan adanya kedua fasilitas tersebut, apakah Andi akan bertahan dan loyal terhadap perusahaan?

4. Faktor-faktor lainnya yang dapat digunakan untuk menjaga loyalitas karyawan.
Ada banyak faktor lainnya yang dapat menjaga loyalitas Andi antara lain:
a. hubungan kerja yang baik antara Andi dan atasannya
b. kejelasan pola karir yang dapat ditempuh Andi di perusahaan tersebut
c. adanya peluang untuk melaksanakan pelatihan di luar negeri
d. adanya mentor yang dapat membantunya mencapai posisi yang diinginkannya
e. kesempatan untuk mempresentasikan ide-ide kreatifnya di forum kreatif tahunan perusahaan
f. dan masih banyak lagi. :)

Loyalitas karyawan itu bisa terjaga dengan baik ketika perusahaan mampu memahami kebutuhan dan menawarkan terpenuhinya kebutuhan karyawan tersebut dalam keterbatasan yang dimiliki oleh perusahaan. Dengan adanya keterbatasan tersebut, maka perusahaan akan mampu mempertahankan loyalitas karyawan pada batasan yang dimilikinya. Bila kebutuhan karyawan melampaui keterbatasan pemenuhan perusahaan, maka loyalitas tersebut akan berkurang.

Semoga bermanfaat.
Novan Restu

Sumber gambar1 disini.
Sumber gambar2 disini

Comments

Popular posts from this blog

Apa itu Human Resource Business Professional (HRBP) ?

Untuk mengerti lebih lanjut mengenai apa itu Human Resource Business Professional (HRBP), Anda dapat mengunjungi situs berikut: http://www.hrci.org/docs/default-source/web-files/hrbpbok-pdf.pdf?sfvrsn=0

HRBP holder diharapkan mampu mendemonstrasikan keahlian atas prinsip-prinsip Human Resources operasional dan teknikal yang dapat diterima. Ini dilakukan untuk memvalidasi pengetahuan dan keahlian human resource yang core serta mendemonstrasikan prinsip-prinsip human resource dari para profesional yang mempraktikkan human resource di luar Amerika. Ini akan meningkatkan kredibilitas profesional HR dan organisasi dimana mereka bekerja.

Dari halaman pdf tersebut, Anda dapat mempelajari body of knowledge sertifikasi HRBP. Body of knowledge HRBP ini mencakup:
1. HR Administration (22%)
2. Recruitment and Selection (22%)
3. Employee Relations and Communication (20%)
4. Compensation and Benefits (14%)
5. Training and Development (15%)
6. Health, Safety and Security (7%). 

Area Fungsi 1, yaitu HR Admini…

Memahami Peran Human Resource dalam Organisasi

[1] Apa itu Human Resource Management (HRM)?
Ada beberapa definisi yang disampaikan dalam sejumlah referensi, salah satunya dari materi pelatihan sertifikasi Human Resource Business Partner (HRBP): 

1. A strategic and consistent approach to the management of an organization’s most valued assets i.e., the people who are contributing toward the achievement of the goals of the organization.
2. Employing people, developing the resources, utilizing the human talent effectively and efficiently, and compensating the services according to the organizational requirement.
3. A business tool that provides both theoretical framework and practical tools to handle the workforce.


Mana definisi yang menurut anda paling mudah anda pahami?
Bagi saya, definisi ketiga-lah yang paling mudah saya pahami. Kata-kata kuncinya yaitu alat bisnis, teori, praktik, dan pengelolaan tenaga kerja. Saya terjemahkan menjadi: HRM adalah alat bisnis yang terdiri dari kerangka teori dan alat-alat bantu praktis untuk mengelola …

5 Tips Sukses Menjadi Mahasiswa Magang

Mahasiswa Magang. Ya, mahasiswa yang menjalani 'kerja praktik' di perusahaan tertentu merupakan para mahasiswa magang.Sejumlah mahasiswa magang sudah pernah saya temui dan saya bimbing. Salah satunya sekarang juga bekerja di TELKOM.
Ketika ada sejumlah mahasiswa magang di unit saya, dan kemudian tanggung jawab diserahkan kepada saya untuk jadi pembimbing praktik, tentu saya dengan senang hati membantu mereka mencapai tujuan magangnya.
Menjadi mahasiswa magang, dalam pandangan saya, harus punya tujuan. Tujuan itu sifatnya sangat personal, namun pada umumnya hampir-hampir sama, 11-12 lah, yaitu sukses saat kerja praktik, yang berarti nilai A atas hasil kinerjanya.
#1 Miliki Tujuan yang Jelas Sukses menjadi mahasiswa magang harus diawali dengan tujuan magang yang jelas.Jika tujuan anda 'hanya' ingin sekedar memenuhi kewajiban prasyarat kuliah, ya itulah yang akan anda dapatkan. Sayang aja sih jika itu saja tujuannya. Padahal banyak lho yang bisa didapatkan saat menjalani kerj…